PMII UNUSIA Bantu Korban Tsunami

PANDEGLANG – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Jakarta Barat mengirim bantuan logistik dan relawan untuk korban bencana Tsunami Selat Sunda yang melanda di sejumlah Kecamatan di Pandeglang Provinsi Banten, setelah dilakukannya menggalang dana serta diteruskan dengan pengiriman bantuan berupa peralatan sekolah, dengan terjun langsung ke desa Teluk Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang, Minggu (6/01/2019).

Untung Nuridin Sekdes Teluk mengatakan, desa teluk merupakan terparah di Kecamatan Labuan. Ratusan rumah runtu, tiga orang meninggal dunia dua orang hilang sampai sekarang belum ketemu.

“Desa teluk paling parah dari dampak tsunami dan tidak hanya tsunami setelah itu banjir juga menggenangi rumah warga desa teluk” ujarnya.

Setelah masa tanggap darurat tidak di perpanjang oleh Bupati Pandeglang, banyak warga yang sudah kembali ke rumah masing-masing namun malam hari masih banyak warga yang pindah ke posko dikarenakan masih trauma. Apalagi mulai masuk sekolah pada. Senin, (7/1/9) juga mulai aktif salah satunya di SDN 03 Teluk.

Sankyu ks

Sementara menurut Jefri sebagai korlap penggalangan dana sampai terjun ke lapangan bahwa dari hasil penggalangan dana selama lima hari di sekitar Jakarta Barat kemarin terkumpul Rp. 14 juta, dana tersebut dibelikan untuk kebutuhan alat tulis dan keperluan sekolah dan tentunya sembako sebagai makanan pokok bagi warga yang terkena bencana.

Sobri Yadi ketua Komisariat UNUSIA Jakarta menjelaskan, walaupun masa tanggap darurat telah selesai yang di tetapkan oleh pemerintah namun tidak menjadi hambatan bagi mahasiswa UNUSIA Jakarta untuk berhenti memperdulikan warga yang terkena bencana yang melanda di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten.

“Sifatnya aksi kemanusiaan ini tidak ada batasan walaupun masa tanggap bencana sudah di cabut oleh pemerintah, bahkan sekarang ini kita terjun langsung ke desa Teluk untuk membantu korban bencana khusus bagi anak-anak yang membutuhkan keperdulian lebih untuk melanjutkan sekolahnya,” tambahnya.

Bantuan yang di salurkan PMII UNUSIA Jakarta ini tidak hanya sebatas logistik namun juga siraman rohani dengan mengajak warga sekitar untuk berdo’a bermunajat kepada Allah agar masyarakat yang terlanda bencana akan tabah dan yang meninggal dalam bencana di ampuni segala dosa-dosa nya.

“Rencana kami akan tinggal di desa teluk ini selama tiga hari, antusias dari mahasiswa juga luar biasa dengan 25 mahasiswa yang ikut terjun ke desa Teluk Kabupaten Pandeglang ini”. Ungkapnya. (*/Riel)