MTs Nurul Arifin Pandeglang Gelar Workshop Ketahanan Keluarga

PANDEGLANG – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Arifin tepatnya di Kampung Kadu Tomo, Desa Jiput, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang, menggelar kegiatan workshop ketahanan keluarga yang bekerjasama dengan Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Kemenag RI.

Workshop ketahanan keluarga dengan mengambil tema “Membangun ketahanan keluarga berbasis nilai-nilai agama dan budaya sebagai tindakan pencegahan perceraian dan perkawinan anak di Pandeglang”, Rabu, (1/12/2021).

R. Guntur Karya Pati, Panitia kegiatan workshop ketahanan keluarga menyampaikan pentingnya kekuatan ketahanan keluarga dalam menjalankan hidup berkeluarga untuk mewujudkan keluarga berkualitas, berketahanan dan sejahtera yang hidup dalam lindungan yang sehat pada setiap tahapan kehidupan.

H dayat kadin

“Kerentanan yang dialami keluarga bersifat dinamis dan memiliki makna yang lebih luas, kemampuan setiap keluarga dalam menghadapi kehidupan sehari-hari, dikarenakan keluarga itu sangat berperan penting dalam mencetak generasi masa depan yang berkualitas dan juga menentukan kualitas bangsa,” ujarnya.

Lanjut Guntur menyampaikan dalam menjalani kehidupan tentu untuk mengenalkan cinta kasih, agama, moral dan budaya, apa lagi keluarga merupakan lingkungan utama menanamkan nilai-nilai moral dan pembentukan kepribadian tiap individu dalam masyarakat.

Tabib baru

“Ketahanan keluarga yang berkualitas sangat penting untuk mendukung kualitas masa depan bangsa, yang paling terpenting adalah harus bisa menjaga keluarga,” imbuhnya.

M. Rizqi Ryadu Taufik Kasubag TU Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Kemenag RI menyampaikan bahwa ketahanan keluarga itu sangat penting sebagai pondasi utama dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.

“Keluarga sendiri tentu sudah menjadi lahir batin, apa lagi kebahagian tentu bisa membangun suatu daerah yang lebih maju,” terangnya.

Selain itu, kegiatan ini sering dilakukan di setiap daerah yang ada di seluruh Indonesia, salah satunya dengan MTs Nurul Arifin yang berada di Kabupaten Pandeglang.

“Dalam setiap kegiatan ini kita sering melibatkan dunia pendidikan bahkan ormas yang ada di seluruh Indonesia,” pungkasnya. (*/Oriel)

Royal Januari baru