MUI Kabupaten Serang Apresiasi Bupati Alihkan Fasilitas Jabatan untuk Rakyat
SERANG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Serang memberikan apresiasi tinggi terhadap kebijakan Bupati Serang yang memilih mengalihkan fasilitas jabatan untuk kepentingan masyarakat.
Atas nama Ketua Umum MUI Kabupaten Serang, KH Muhit Karna menyampaikan penghormatan dan rasa bangga atas keputusan tersebut yang dinilai mencerminkan kepemimpinan berorientasi pelayanan publik.
Menurutnya, langkah kepala daerah yang tidak memanfaatkan fasilitas jabatan demi kepentingan masyarakat merupakan teladan kepemimpinan yang jarang terjadi.
“Sepanjang perjalanan pemerintahan di Kabupaten Serang, hampir tidak pernah ada contoh seperti ini. Menolak rumah dinas dan mobil dinas, bahkan mengalihkan anggaran fasilitas jabatan untuk program rumah tidak layak huni (Rutilahu) serta ambulans desa bagi masyarakat kecil,” ujar KH Muhit Karna, Rabu (13/5/2026).
Ia menilai kebijakan tersebut tidak hanya sebatas keputusan administratif, tetapi juga memiliki pesan moral kuat tentang hakikat kepemimpinan yang mengutamakan pengabdian kepada rakyat.
Menurutnya, jabatan publik sejatinya merupakan amanah yang harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi.
“Ini bukan sekadar kebijakan pemerintahan, tetapi bentuk keteladanan moral bahwa jabatan adalah amanah pelayanan. Sikap seperti ini mampu menghadirkan kepercayaan publik sekaligus membawa keberkahan dalam kepemimpinan,” katanya.
MUI Kabupaten Serang berharap langkah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi para pejabat lainnya agar lebih mengedepankan kepentingan masyarakat dibandingkan fasilitas pribadi.
Selain itu, MUI juga mendoakan agar Bupati Serang senantiasa diberikan kekuatan, keikhlasan, serta perlindungan dalam menjalankan pemerintahan demi kemajuan Kabupaten Serang.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan keikhlasan kepada Ibu Bupati dalam memimpin Kabupaten Serang sehingga daerah ini semakin maju, adil, dan membawa maslahat bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.***

