Wisata Anyer

Walikota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Korban Kebakaran di Trondol, Pastikan Pengobatan Hingga Tuntas

SERANG – Walikota Serang Budi Rustandi memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memberikan bantuan menyeluruh kepada korban kebakaran yang terjadi di Kompleks Perumahan Lebak Indah, RT 04/RW 05, Blok D21 Nomor 7, Kelurahan Trondol, Kecamatan Serang.

Selain menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp10 juta untuk perbaikan rumah, Pemkot juga menjamin pelayanan kesehatan dan pendampingan bagi korban hingga proses pemulihan selesai.

Budi Rustandi meninjau langsung lokasi kebakaran pada Jumat (17/7/2026) untuk melihat kondisi korban sekaligus menyerahkan bantuan.

Kebakaran yang terjadi pada Kamis malam itu diduga dipicu oleh obat nyamuk bakar yang menyambar barang-barang mudah terbakar di dalam rumah.

“Bantuan ini kami berikan untuk membantu memperbaiki rumah yang terdampak kebakaran yang terjadi pada Kamis malam,” kata Budi.

Selain bantuan uang tunai, Pemkot Serang juga menyalurkan bantuan sembako guna memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban selama masa pemulihan.

Budi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan obat nyamuk bakar maupun sumber api lainnya.

Menurutnya, benda-benda yang menghasilkan panas harus ditempatkan di lokasi yang aman dan jauh dari material yang mudah terbakar.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, kebakaran bermula saat obat nyamuk bakar dinyalakan oleh pemilik rumah, Tb. Iwan Kusuma, yang merupakan penyandang tunanetra.

“Biasanya obat nyamuk itu dinyalakan oleh anaknya. Namun pada malam itu bapaknya yang menyalakan sendiri. Di dekat obat nyamuk terdapat kipas angin dan peralatan elektronik sehingga api diduga cepat membesar,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan dan Hukum, Triningsih, mengatakan Pemkot Serang tidak hanya fokus pada pemberian bantuan materi, tetapi juga memastikan korban memperoleh layanan kesehatan secara optimal.

Menurutnya, korban akan terlebih dahulu mendapatkan penanganan medis di RSUD Kota Serang atau RS Drajat Prawiranegara. Jika diperlukan, Pemkot akan memfasilitasi rujukan ke RSUD Provinsi Banten hingga rumah sakit di Jakarta.

“Pengobatan akan kita upayakan terlebih dahulu di rumah sakit di Kota Serang. Kalau memang membutuhkan penanganan lanjutan, kita siap membantu proses rujukan hingga ke rumah sakit provinsi atau Jakarta,” katanya.

Triningsih juga menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terkait dokumen penting yang ikut terbakar karena sebagian besar masih dapat diterbitkan kembali.

“Dokumen seperti BPJS bisa dicetak kembali. Memang tadi kami mendapat informasi ada beberapa ijazah anak korban yang ikut terbakar,” ujarnya.

Ia menjelaskan rumah tersebut dihuni oleh dua orang, yakni seorang ayah yang berstatus duda bersama anaknya. Sang istri telah meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Meski korban telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, Pemkot Serang siap memberikan bantuan tambahan apabila dibutuhkan, termasuk untuk biaya transportasi maupun akomodasi selama menjalani pengobatan.

“Mereka memang memiliki BPJS. Namun apabila ada kendala transportasi atau kebutuhan lain selama menjalani pengobatan, kami siap membantu. Pemkot berkolaborasi dengan berbagai pihak agar kebutuhan korban dapat terpenuhi,” tuturnya.

Triningsih menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen hadir di tengah masyarakat saat terjadi musibah, tidak hanya melalui bantuan finansial, tetapi juga pendampingan hingga korban dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.

Musibah tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada dalam menggunakan obat nyamuk bakar, lilin, maupun sumber api lainnya.

Penempatannya harus jauh dari benda-benda yang mudah terbakar agar risiko kebakaran dapat dicegah.***

PT PCM HUT Bhayangkara
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien