Kumpulkan Ratusan Kader di Cilegon, PKS Tegaskan Menolak RUU PK-S

Gerindra Nizar

CILEGON – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon menggelar program Liqo Tarbawi Tansiqi (LT212) yang dihadiri oleh ratusan jajaran pengurus, kader dan simpatisan di Gedung Sucofindo Cilegon, Minggu (27/1/2019).

“Agenda hari ini merupakan program DPP, dan alhamdulillah dari 200 kursi yang kami siapkan untuk pengurus DPD hingga kelurahan tidak cukup karena memang kader simpatisan dan tim sukses caleg antusias ikut hadir,” kata Ketua DPD PKS Kota Cilegon, Abdul Ghoffar kepada faktabanten.co.id usai acara.

Lebih lanjut Ghoffar yang merupakan Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon ini, menjelaskan pembahasan dalam acara tersebut sebagai ajang konsolidasi PKS dalam menghadapi Pemilu 2019.

Fraksi serang

“212 ini sebagaimana kita tahu, merupakan moment besar ummat Islam di Monas dimana kami PKS ikut berpartisipasi, dengan semangat 212 itu kita mengajak semua pengurus dan kader PKS untuk memenangkan PKS di Pemilu 2019. Target nasional 12 persen, provinsi 17 persen dan Kota Cilegon 20 persen atau 8 kursi, ini realistis dengan adanya tambahan 5 kursi, kita optimis dengan memaksimalkan ikhtiar,” jelasnya.

Fraksi

Sementara itu, Anggota DPR RI dari PKS, Ai Nurul Khotimah yang ikut hadir untuk memberikan motivasi dalam acara tersebut, mengatakan pihaknya mendengar aspirasi untuk menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PK-S)

“Saya hadir untuk memberikan semangat kepada para kader dan simpatisan PKS, sebagai petahana DPR saya dari Dapil 2 Banten juga mendengar aspirasi untuk menolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual yang poinnya lebih melonggarkan terhadap prilaku perzinahan,” tegasnya.

“Sejak 2016 RUU ini digodok tapi kami PKS akan tetap konsisten menolak, karena kami menduga RUU ini ada titipan dari luar atau asing,” pungkas politisi asal Kabupaten Serang ini. (*/Ilung)

[socialpoll id=”2521136″]

Gerindra kuswandi