Ditemukan Granat di Kantor, Gegerkan Pegawai Kejaksaan Negeri Pandeglang

PANDEGLANG

Pandeglang – Benda mirip Granat ditemukan di Gerbang Pintu Masuk Kantor Kejaksaan Negeri Pandeglang tepatnya didepan pos jaga, sontak saja temuan benda mirip granat jenis nanas tersebut membuat para pegawai di Kejari Pandeglang membuat panik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun faktapandeglang.co.id Benda mirip granat tersebut pertama kali ditemukan tim Satuan Pengamanan Kejaksaan Negeri Pandeglang pada pukul 11.30 Wib saat berkeliling untuk mengecek keamanan.

Ditemukannya Granat di Halaman Belakang Rumah Dinas Kepala Kejaksaan Negeri Pandeglang atau tepatnya di sebelah kantor Kejari Pandeglang oleh petugas keamanan Security, Jumat (13/10), Kepala Polisi Resort (Polres) Pandeglang memastikan bahwa penemuan granat tersebut bukan bentuk dari aksi teror, yang ditujukan kepada pegawai kejari pandeglang yang sedang menangani beberapa perkara besar di Pandeglang.

“Ga ada (Aksi Teror), Jika melihat kronologiskan penemuan Granat tersebut, itu kan ditemukan dibawah tanah atau tepatnya dibelakang rumah dinas Kajari Pandeglang oleh petugas security, akan tetapi kami akan terus mendalami penemuan granat ini, dan security yang menemukan kami akan lakukan pemeriksaan untuk dimintai keterangan,” Ujarnya.

Selain itu, Ary Satriyan menegaskan bahwa kondisi granat yang ditemukan sudah berkarat dan diperkirakan Granat tersebut sudah lama dan Sling pengamannya sudah terlepas.

“Karena jika dilihat dari kondisinya (Lihat dari Foto), Granat tersebut sudah lama dan berkarat, selain itu Sling (Pengaman) sudah terlepas, dan diperkirakan Granat itu sudah lama tertanam dilokasi,” Ujarnya.

Baca Juga : Jelang Vonis, Terdakwa Kasus Tunjangan Daerah Minta Hakim Tegakan Keadilan

Meski begitu, Pihaknya tidak main-main dengan penemuan granat tersebut, karena sesuai dengan standar Operasional prosedur jika temuan seperti itu kami harus langsung lapor ke tim Gegana atau tim penjinak bom dari Polda Banten.

“Setelah dilakukan pengecekan ternyata benda tersebut mirip Granat, sesuai dengan SOP jika ada temuan atau peristiwa tersebut kami langsung laporkan ke gegana Tim Penjinak Bahan Peledak Dari Polda Banten untuk dilakukan penanganan,” ucapnya.

Dilokasi yang sama Kepala Unit III Subden penjinak Bom Polda Banten, Egen Arnanda membenarkan bahwa benda tersebut adalah Granat Jenis Nanas, dengan kondisi Sefti refrse (Sling Pengaman Granat) yang sudah terlepas, dan rawan meledak jika terkena guncangan atau terjatuh.

“Granat tersebut safety lever ( Sling Pengaman Granat) sudah lepas jadi masih rawan meledak jika terkena guncangan, makanya sesuai dengan SOP kami menggunakan body armor dalam melakukan penanganan granat tersebut dikhawatirkan jika terjadi guncangan atau terjatuh dan meledak maka operator masih bisa aman,” katanya.

Egen Arnanda menambahkan sesuai dengan SOP langkah yang kami lakukan adalah granat tersebut sudah di amankan di Bom blank kit, Karena daya ledak dari granat jenis Nanas tersebut mencapai mencapai 50 meter.

“Untuk langkah yang dilakukan, Granat nanas tersebut sudah di amankan udah ditempatkan di bom blenk kit, dan nanti di brimob akan dilakukan penghancuran bom-bom militer yang ditemukan,” Ujarnya.

Terpisah, KASI Intelejen kejaksaan Negeri Pandeglang, Edius Manan menuturkan, bahwa pihaknya sampai saat enggan berspekulasi bahwa penemuan granat tersebut dikaitkan dengan perkara-perkara yang sedang ditangani oleh pihak Kejari pandeglang

Karena menurutnya, berdasarkan dari kronologis kejadian penemuan granat tersebut ditemukan dibawah pohon alpukat yang ada di halaman belakang rumah kepala Kejaksaan Negeri Pandeglang,

“Hal yang biasa benda itu, bisa ditemukan dimana saja dan kapan saja, kami tidak berpikir kearah itu (Aksi Teror), kami hanya beranggapan hal yang wajar, bisa saja dilemparkan orang dengan sengaja atau tidak sengaja, kami tidak perlu dikaitkan dengan perkara-perkara yang sedang kita tangani, karena kami tidak merasa diteror,” tuturnya. (*/Gatot)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *