OKP Tidar Nilai Acara Miss Waria Coreng Pandeglang Sebagai Kota Santri

BANTEN PANDEGLANG

PANDEGLANG – Viralnya poster kegiatan penobatan Miss Waria Banten dan Model Berprestasi 2018 di Restoran Pasir Putih Carita Pandeglang, langsung mendapat respon dari berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP). Salah satunya Dewan Pengurus Cabang Tunas Indonesia Raya (Tidar) Kabupaten Pandeglang.

Sekretaris DPC Tidar Kabupaten Pandeglang, Tb Dedi, secara tegas mempertanyakan perizinan kegiatan tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa dengan adanya kegiatan yang diselenggarakan oleh RD Entertainment seperti yang tertera di poster akan mencoreng nama Kabupaten Pandeglang sebagai kota santri.

“Saya kira salah bila ada penyelenggaraan Miss Waria di Pandeglang, ini akan berdampak banyak terhadap masyarakat Pandeglang yang terkenal religius dan bermoral tinggi ditambah image sebagai kota santri akan hancur,” ungkap Tb Dedi kepada FaktaBanten.co.id, Selasa (3/7/2018).

Tidar juga mendesak agar penyelenggara kegiatan minta maaf secara terbuka, karena telah mencoreng citra daerah Pandeglang.

“Sepertinya penyelenggaraan ini belum melakukan izin pada pemangku pemerintahan dan cenderung ilegal, jadi saya berharap ketika nanti izin akan dilayangkan untuk ditolak mentah-mentah bahkan pihak RD Entertainment harus meminta maaf karena sudah secara berani mempublikasikan kegiatan Miss Waria di Pandeglang,” terangnya.

Ia juga meyakini bahwa acara tersebut akan menodai citra Pandeglang dan pastinya akan ditolak oleh masyarakat Pandeglang khususnya.

“Mayoritas masyarakat Pandeglang saya kira menolak keras acara ini dilaksanakan karena ini adalah salah satu praktek LGBT yang akan merusak moral, dan LGBT kan memang sangat dilarang dalam Islam. Jadi sangatlah wajib menolak,” pungkasnya. (*/Temon)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *